TIPS: Memotret Sunset ~ Tips For Designers, Bloggers, Tech Users

Thanks For Visiting Us

Monday, April 18, 2011

TIPS: Memotret Sunset

Memotret dikala senja mempunyai trik dan tantangan tersendiri yang harus Anda perhatikan dengan seksama. Karena waktu emas (golden hour) dari senja (sunset) ini teramat singkat, sekitar 1 jam sebelum matahari terbenam hingga 30 menit setelah matahari terbenam. Jadi total jendral kira-kira hanya sekitar 1,5 jam saja. Untuk acuan waktu terbenam matahari secara tepat adalah waktu adzan maghrib tiba. ;)




Tripod sangat dibutuhkan untuk pemotretan dikala senja, suasana yang mulai mendekati remang-remang (tamaram) mengharuskan settingan exposure dalam posisi shutter speed lambat daripada biasanya. Dengan penggunaan tripod yang kokoh Anda bisa bereksprerimen dengan berbagai macam settingan yang lainnya. Misalnya menangkap pergerakan ekor cahaya dari lampu-lampu yang mulai menyala, ataupun mengabadikan pergerakan awan yang berarak-arak pelan di angkasa senja (seperti pada foto panorama sunset diatas) dengan sempurna tanpa terjadinya goncangan yang mengakibatkan foto menjadi blur (buram).

Hindari memasukkan bulatan matahari ke dalam frame foto Anda secara langsung. Apalagi ketika kontras cahayanya masih cukup keras (terang). Hal ini akan merusak warna-warna emas yang ada disekitarnya dan mengakibatkan foto Anda over-exposure (mbulak : bahasa jawa nya). Tips untuk mengakalinya adalah dengan menyembunyikan matahari dibalik bayang-bayang pohon, ataupun mengeluarkan matahari dari frame foto Anda, sehingga yang Anda abadikan adalah bias cahaya keemasannya yang menyinari subyek / obyek yang akan Anda abadikan (seperti pada contoh gambar dibawah).

Jangan langsung berkemas-kemas ketika matahari telah terbenam di ufuk barat, tapi abadikan juga saat-saat setelah sunset, yang biasa disebut sebagai blue hours, dimana langit mempunyai gradasi antara hitam kelam diatas kepala Anda hingga ke kuning cemerlang (orange) di ufuk barat sana. Fenomena blue hours ini hanya berlangsung kira-kira 15 menit – 30 menit saja setelah matahari terbenam, setelah itu langit akan berubah menjadi hitam kelam ataupun biru kelam secara keseluruhan. Gunakan waktu sebaik mungkin. Dapatkan foto sebanyak-banyaknya untuk nantinya dipilih mana yang terbaik dari sekian exposure yang telah diambil.

Temukanlah obyek untuk dijadikan sebagai foreground dari foto sunset Anda. Bisa berupa pohon, orang, kendaraan, gedung, rumah ataupun yang lainnya. Matikan flash kamera Anda untuk mendapatkan efek siluet dari obyek tersebut.
Nyalakan flash kamera Anda untuk mengisi (fill-in) obyek tersebut sehingga terlihat wajah / wujud asli dari obyek tersebut secara seimbang .
Pergunakan filter Anda untuk mendapatkan efek-efek gradasi yang lebih dramatis. Seperti halnya pada foto panorama diatas, dimana sisi sebelah kiri berwarna orange cerah kemudian berangsur-angsur berubah ke biru (ungu) secara gradual ke arah sebelah kanan. Hal ini bisa Anda dapatkan juga dengan program olah digital seperti Adobe Photoshop jika Anda tidak mempunyai filter-filter yang khusus untuk mendapatkan efek tersebut.

Perbanyak komposisi awan (langit) dibandingkan dengan daratan didalam frame foto Anda. Langit diwaktu senja lebih menarik untuk diabadikan ketimbang daratan yang rata-rata bercorak hitam kelam karena efek siluet dari sinar matahari yang ada di depan Anda.

Disiplinlah ! Mengabadikan waktu senja / sunset membutuhkan kesabaran dan kedisiplinan yang tinggi. Datanglah ke lokasi beberapa jam sebelum matahari terbenam, sehingga Anda bisa mempersiapkan segala sesuatunya dengan tepat. Jangan sampai Anda direpotkan oleh ritual-ritual lainnya pada saat senja tiba. Ingat waktu Anda untuk mengabadikan sunset hanya sekitar 1 – 1,5 jam saja. Jadi, disiplinlah pada diri sendiri !
Semoga tips diatas berguna buat Anda semua. Sampai jumpa lagi dilain kesempatan dan tips lainnya.
Selamat mengabadikan waktu dikala senja dan teruslah menjepret lingkungan sekitar Anda … ;)
Source : http://www.photosecrets.com/tips.sunsets.html

0 comments:

Post a Comment